Perubahan musim mengakibatkan apel di daerah sekitar nongkojajar berbuah tak sempurna

Posted by Muhammad Wahyulloh

Daerah sekitar nongkojajar memang terkenal dengan buah apel, perkebunan apel memang sudah menjadi mata pencaraharian utama penduduk sekitar wilayah nongkojajar selain perkebunan sayuran, durian, dan peternakan karena mayoritas dihuni oleh petani, dan sebagian saja yang pegawai negeri dan karyawan pabrik. Selain dari perawatan rutin tiap harinya faktor alam juga sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan pohon apel untuk menghasilkan buah yang sempurna, sejak akhir april kemarin musim di wilayah sekitar tidak menentu, mulai dari hujan deras sampai panas yang sangat menyengat kemudian tidak disangka akan terjadi hujan ternyata terjadi hujan, keadaan tersebut mengakibatkan beberapa petani resah karena pertumbuhan kebun mereka terhambat bahkan banyak terserang penyakit dan hama, dari pengamatan saya di daerah desa saya sendiri tejadi banyak kerusan terhadap buah dan daun di kebun apel sekitar rumah, setelah saya amati dan pergi agak jauh dari sekitar rumah melihat kebun apel yang lebih jauh dari yang saya amati pertama kali ternyata hasilnya pun sama mengalami kerusakan pada daun dan buah yangberwarna kecoklatan ( kata orang jawa nyawo ) buahnya berwarna seperti buah sawo, kerasahan petani tidak hanya disitu saja, akibat dari kondisi tersebut hargapun turun, seperti yang dikatakan salah satu pemilik kebun apel “apel saya hanya ditawar 2000/kg …”, begitu ujarnya. Perubahan musim seperti ini memang terjadi setiap tahun, tetapi sampai saat ini para petani belum menemukan solusi yang tepat mengenai masalah tersebut.




Blog, Updated at: 1:27 PM

1 komentar: